Skip to Content

Mengembalikan Senyum Percaya Diri: Solusi Konservatif untuk Gigi Lateral Berbentuk Pasak

February 19, 2026 by
Carigi Indonesia

Gigi Lateral

Mengembalikan Senyum Percaya Diri: Solusi Konservatif untuk Gigi Lateral Berbentuk Pasak

Bagaimana perencanaan digital, teknologi laser, dan tambalan komposit sederhana mampu menciptakan senyum yang harmonis

Senyum yang proporsional berperan besar dalam kepercayaan diri dan interaksi sosial. Ketika bentuk atau ukuran gigi depan tidak ideal, dampaknya bisa terasa signifikan—baik secara estetika maupun psikologis. Salah satu kondisi yang cukup sering ditemui adalah peg-shaped lateral incisor, yaitu gigi seri lateral atas yang berukuran lebih kecil dan berbentuk meruncing.

Sebuah laporan kasus terbaru yang dipublikasikan dalam Case Reports in Dentistry menunjukkan bahwa kondisi ini dapat ditangani secara minimal invasif, tanpa perlu prosedur agresif, namun tetap memberikan hasil estetika yang sangat memuaskan.

Apa Itu Peg-Shaped Lateral Incisor?

Peg-shaped lateral incisor merupakan kelainan perkembangan gigi di mana gigi seri lateral atas tampak kecil dan menyempit dibandingkan gigi sekitarnya. Meski secara struktur gigi ini sering kali sehat, bentuknya dapat menyebabkan celah antar gigi, ketidakseimbangan senyum, dan rasa tidak percaya diri.

Pilihan perawatan sebenarnya beragam, mulai dari veneer, mahkota gigi, hingga perawatan prostetik. Namun, banyak metode tersebut memerlukan pengikisan jaringan gigi sehat. Karena itu, pendekatan konservatif menjadi pilihan yang semakin diminati.

Apa yang Dilakukan dalam Penelitian Ini?

Laporan kasus ini menggambarkan perawatan pada seorang pria berusia 21 tahun yang mengeluhkan tampilan gigi depan yang kurang estetis. Pemeriksaan klinis menunjukkan adanya peg-shaped lateral incisor bilateral, dengan kondisi gigi, gusi, dan oklusi yang sehat.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dan dapat diprediksi, perawatan dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

Perencanaan dengan Digital Smile Design

Perawatan diawali dengan Digital Smile Design (DSD), yaitu perencanaan senyum berbasis digital yang menganalisis proporsi gigi, posisi gusi, dan keselarasan dengan wajah. Tahap ini membantu dokter gigi dan pasien memiliki gambaran yang jelas mengenai hasil akhir sebelum perawatan dimulai.

Pemutihan Gigi

Sebelum restorasi dilakukan, pasien menjalani pemutihan gigi di rumah. Langkah ini bertujuan untuk memperoleh warna gigi yang lebih seragam sehingga hasil restorasi tampak lebih alami.

Gingivektomi Menggunakan Laser

Ketidakseimbangan ringan pada garis gusi dikoreksi menggunakan laser diode. Dibandingkan metode bedah konvensional, penggunaan laser memberikan keuntungan berupa perdarahan minimal, rasa nyeri yang lebih ringan, serta proses penyembuhan yang lebih cepat.

Restorasi Komposit Langsung

Tahap akhir adalah pembentukan ulang gigi menggunakan resin komposit langsung. Material komposit diaplikasikan secara berlapis dan dipoles dengan cermat agar menyerupai enamel alami, baik dari segi bentuk, warna, maupun kilap.

Hasil Perawatan: Perubahan Besar dengan Pendekatan Minimal

Setelah perawatan selesai, senyum pasien tampak lebih simetris dan proporsional. Celah antar gigi tertutup secara alami, dan bentuk gigi depan terlihat selaras dengan gigi lainnya. Pasien menyatakan kepuasan tinggi terhadap hasil perawatan, terutama karena perubahan besar tersebut dicapai tanpa prosedur invasif.

Dari sisi klinis, pendekatan ini berhasil mempertahankan jaringan gigi sehat, menekan biaya perawatan, serta memberikan hasil estetika yang optimal dalam waktu relatif singkat.

Mengapa Laporan Kasus Ini Penting?

Laporan ini menegaskan bahwa:

  • Pendekatan konservatif dapat menghasilkan estetika yang sangat baik

  • Perencanaan digital meningkatkan prediktabilitas dan komunikasi dengan pasien

  • Restorasi komposit langsung tetap menjadi solusi andalan untuk estetika gigi depan

  • Teknologi laser meningkatkan kenyamanan pasien dalam perawatan jaringan lunak

Bagi pasien dengan peg-shaped lateral incisor, kombinasi teknik ini menawarkan solusi yang seimbang antara estetika, fungsi, dan konservasi jaringan gigi.

Kesimpulan

Perawatan peg-shaped lateral incisor tidak selalu memerlukan prosedur kompleks dan invasif. Kombinasi Digital Smile Design, gingivektomi dengan laser, dan restorasi resin komposit langsung terbukti mampu menghasilkan senyum yang harmonis dengan tetap menjaga struktur gigi alami. Pendekatan ini mencerminkan arah kedokteran gigi modern yang mengutamakan konservasi, kenyamanan, dan hasil estetika optimal.

Referensi Artikel Asli

Alshehri, A. (2025).

Aesthetic Treatment of Bilateral Peg-Shaped Lateral Incisor and Restoration of a Harmonious Smile: A Case Report.

Case Reports in Dentistry, Volume 2025, Article ID 3371424.

Carigi Indonesia February 19, 2026
Share this post
Tags
Archive
Ketika Penyakit Gusi “Turun ke Anak”: Peran Kesehatan Gigi Orang Tua dalam Membentuk Mikrobioma Usus Anak