Skip to Content

Sikat Gigi Saja Tidak Cukup? Solusi Plak

April 10, 2026 by
Carigi Indonesia

Sikat Gigi Saja Tidak Cukup? Solusi Plak

Sikat Gigi Saja Tidak Cukup? Solusi Plak

Sikat Gigi Saja Tidak Cukup?

Studi Ini Mengungkap Cara Terbaik Menghilangkan Plak dan Radang Gusi

Mengapa Menyikat Gigi Saja Belum Cukup

Plak gigi merupakan biofilm bakteri yang menjadi penyebab utama karies, gingivitis, dan penyakit periodontal. Karena itu, mengontrol dan menghilangkan plak adalah kunci utama menjaga kesehatan mulut.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa bahkan saat menyikat gigi selama 2 menit, seseorang hanya mampu menghilangkan sekitar setengah dari plak yang ada.

Area sela gigi (interproksimal) sering kali tidak terjangkau oleh sikat gigi, sehingga diperlukan metode tambahan seperti benang gigi (dental floss) atau obat kumur antiseptik.

Apa yang Diteliti?

Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas tiga metode kebersihan gigi:

  • Menyikat gigi + dental floss

  • Menyikat gigi + obat kumur chlorhexidine 0,12%

  • Menyikat gigi saja

Sebanyak 45 mahasiswa kedokteran gigi usia 19–25 tahun mengikuti studi ini dalam desain randomized, double-blind, three-way crossover trial.

Setiap peserta mencoba ketiga metode tersebut secara bergantian selama:

  • 21 hari periode intervensi

  • 14 hari masa “washout”

Penilaian dilakukan menggunakan:

  • Plaque Index (PI)

  • Gingival Index (GI)

Apa Hasilnya?

Semua Metode Memberikan Perbaikan

Dari data pada tabel di halaman 2, semua kelompok menunjukkan penurunan plak dan radang gusi yang signifikan dari baseline (p < 0.001).

Ini berarti bahwa menjaga kebersihan gigi—dengan metode apa pun—tetap memberikan manfaat.

Obat Kumur Chlorhexidine Paling Efektif

Namun, hasil terbaik ditemukan pada kelompok:

Menyikat gigi + chlorhexidine mouthrinse

Kelompok ini menunjukkan:

  • Penurunan plak paling besar

  • Penurunan gingival index paling signifikan

Perbedaan ini terbukti signifikan secara statistik dibandingkan dua metode lainnya (p < 0.001).

Bagaimana dengan Dental Floss?

Menariknya, penggunaan dental floss tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan menyikat gigi saja pada beberapa pengukuran.

Meskipun secara angka terjadi penurunan, hasilnya tidak cukup kuat secara statistik untuk menyatakan keunggulan floss dalam studi ini.

Mengapa Chlorhexidine Lebih Unggul?

Chlorhexidine dikenal sebagai “gold standard” dalam kontrol plak karena:

  • Memiliki efek antibakteri langsung (bactericidal)

  • Mampu bertahan di permukaan gigi (substantivity)

  • Menghambat pembentukan plak baru

Efek ini membuatnya lebih efektif dalam mengurangi bakteri penyebab radang gusi dibandingkan metode mekanis saja.

Temuan Menarik Lainnya

Dari tabel dan analisis di halaman 2–3, ditemukan bahwa:

  • Plak dan gingivitis lebih banyak ditemukan pada rahang bawah dibanding rahang atas

  • Area lingual (bagian dalam gigi) lebih sulit dibersihkan dibanding permukaan luar

  • Mouthrinse lebih efektif menjangkau area sulit tersebut dibanding sikat atau floss

Implikasi untuk Praktik Sehari-hari

Penelitian ini menunjukkan bahwa:

  • Menyikat gigi saja belum cukup optimal

  • Penggunaan metode tambahan (adjunct) sangat dianjurkan

  • Chlorhexidine mouthrinse bisa menjadi pilihan efektif, terutama untuk kontrol plak dan gingivitis

Namun, pemilihan metode tetap harus mempertimbangkan:

  • Kondisi kesehatan pasien

  • Kebutuhan jangka pendek atau panjang

  • Potensi efek samping (misalnya staining pada chlorhexidine)

Keterbatasan Penelitian

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Subjek hanya mahasiswa kedokteran gigi (lebih sadar kesehatan mulut)

  • Kepatuhan penggunaan metode tidak dapat dipantau sepenuhnya

  • Hasil mungkin berbeda pada populasi umum

Kesimpulan

Penggunaan chlorhexidine mouthrinse sebagai tambahan menyikat gigi terbukti paling efektif dalam menurunkan plak dan radang gusi.

Sementara itu, penggunaan dental floss tidak selalu menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan menyikat gigi saja dalam studi ini.

Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi metode kebersihan mulut, terutama dengan agen antiseptik, dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Referensi

Arora V, Tangade P, Ravishankar TL, Tirth A, Pal S, Tandon V.

Efficacy of Dental Floss and Chlorhexidine Mouth Rinse as an Adjunct to Toothbrushing in Removing Plaque and Gingival Inflammation – A Three Way Cross Over Trial.

Journal of Clinical and Diagnostic Research. 2014;8(10):ZC01–ZC04

DOI: https://doi.org/10.7860/JCDR/2014/8807.4943


Carigi Indonesia April 10, 2026
Share this post
Tags
Archive
Pilih Sikat Gigi Zigzag atau Datar?