Scaling Gigi Rutin Ternyata Bisa Turunkan Risiko Kanker Mulut

Scaling Gigi Rutin Ternyata Bisa Turunkan Risiko Kanker Mulut
Studi nasional besar menemukan hubungan penting antara kebersihan mulut dan pencegahan kanker
Mengapa kesehatan mulut penting untuk pencegahan kanker?
Kanker mulut merupakan salah satu kanker yang cukup sering terjadi di dunia, terutama di kawasan Asia. Penyakit ini diketahui berkaitan erat dengan berbagai faktor risiko seperti merokok, konsumsi alkohol, kebiasaan mengunyah pinang, penyakit sistemik, serta peradangan kronis di rongga mulut.
Peradangan kronis, khususnya akibat penyakit periodontal, dapat menciptakan lingkungan biologis yang mendukung perkembangan sel kanker. Karena itu, menjaga kebersihan mulut menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Salah satu prosedur yang paling umum dilakukan untuk menjaga kesehatan gusi adalah scaling gigi — pembersihan karang gigi yang membantu mengurangi bakteri dan inflamasi.
Apa yang ingin diketahui peneliti?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah scaling gigi berhubungan dengan risiko terjadinya kanker mulut, serta apakah prosedur ini juga berkaitan dengan tingkat keparahan kanker saat didiagnosis.
Studi ini merupakan penelitian nested case-control berbasis populasi nasional di Taiwan, menggunakan data asuransi kesehatan jangka panjang yang mencakup jutaan penduduk.
main
Bagaimana penelitian dilakukan?
Peneliti menganalisis data dari hampir 44.000 orang, terdiri dari:
4.882 pasien dengan kanker mulut
39.056 orang tanpa kanker (kelompok kontrol)
Kedua kelompok dicocokkan berdasarkan usia dan jenis kelamin untuk mengurangi bias.
Riwayat scaling gigi sebelum diagnosis kanker dianalisis, termasuk jarak waktu terakhir scaling (≤2 tahun, 2–4 tahun, dan >4 tahun). Peneliti juga mempertimbangkan berbagai penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit hati, hipertensi, dan penyakit periodontal.
main
Apa hasil utamanya?
✅ Scaling gigi berkaitan dengan risiko kanker mulut yang lebih rendah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang pernah melakukan scaling gigi memiliki risiko kanker mulut lebih rendah dibandingkan yang tidak pernah scaling.
Risiko menurun sekitar 25% (aOR 0,75; CI 95%: 0,67–0,85).
main
Selain itu, orang yang melakukan scaling pada berbagai interval waktu sebelum diagnosis juga menunjukkan angka kanker yang lebih rendah dibandingkan yang tidak pernah scaling.
✅ Scaling juga terkait dengan stadium kanker yang lebih ringan
Penelitian menemukan bahwa pasien kanker yang memiliki riwayat scaling lebih kecil kemungkinannya didiagnosis pada stadium lanjut (stadium III–IV).
Risiko kanker stadium lanjut berkurang sekitar 31% pada pasien yang pernah scaling (aOR 0,69).
main
Artinya, scaling tidak hanya berpotensi menurunkan risiko terjadinya kanker, tetapi juga mungkin berkaitan dengan perjalanan penyakit yang lebih ringan.
Mengapa scaling bisa memberikan efek protektif?
Peneliti menjelaskan beberapa kemungkinan mekanisme:
Mengurangi peradangan kronis pada jaringan periodontal
Menurunkan jumlah bakteri patogen di rongga mulut
Memperbaiki keseimbangan mikrobiota oral
Mengurangi mediator inflamasi yang berperan dalam karsinogenesis
Lingkungan mulut yang lebih sehat dianggap kurang mendukung perkembangan sel kanker.
main
Apa arti temuan ini bagi masyarakat?
Temuan ini memperkuat pentingnya perawatan gigi rutin sebagai bagian dari pencegahan penyakit sistemik, termasuk kanker.
Di Taiwan sendiri, program asuransi kesehatan menyediakan scaling dua kali setahun sebagai upaya preventif — kebijakan yang dinilai tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan periodontal tetapi juga berpotensi dalam pencegahan kanker mulut.
main
Keterbatasan penelitian
Peneliti juga mencatat beberapa keterbatasan, antara lain:
Data tidak mencakup kebiasaan merokok, alkohol, dan konsumsi pinang
Tidak ada informasi detail tingkat kebersihan mulut individu
Desain retrospektif belum bisa memastikan hubungan sebab-akibat