Risiko Karies Jenis Susu Anak

ASI atau Susu Formula? Studi Baru Ungkap Dampaknya terhadap Risiko Gigi Berlubang pada Anak
Pilihan Susu di Awal Kehidupan Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Gigi
Masa bayi dan balita merupakan periode penting dalam pembentukan kesehatan gigi dan mulut. Salah satu masalah yang sering terjadi pada usia dini adalah Early Childhood Caries (ECC) atau karies gigi anak usia dini, yaitu kerusakan gigi yang dapat muncul segera setelah gigi pertama tumbuh.
Selain kebersihan mulut, pola pemberian susu menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi risiko terjadinya karies. Berbagai jenis susu yang umum dikonsumsi anak, seperti ASI, susu sapi, susu formula, hingga susu almond, memiliki komposisi yang berbeda sehingga berpotensi memberikan dampak yang berbeda pula terhadap lingkungan mulut.
Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan pada tahun 2026 mencoba membandingkan pengaruh keempat jenis susu tersebut terhadap kondisi rongga mulut anak, khususnya terkait risiko terjadinya gigi berlubang.
Mengapa Jenis Susu Penting untuk Kesehatan Gigi?
Proses terjadinya karies melibatkan interaksi antara bakteri, gula, permukaan gigi, saliva, dan waktu. Salah satu bakteri yang paling sering dikaitkan dengan karies adalah Streptococcus mutans, yang mampu mengubah karbohidrat menjadi asam. Asam inilah yang kemudian menurunkan pH plak dan memicu demineralisasi email gigi.
Ketika kondisi mulut menjadi lebih asam dalam waktu lama, risiko terjadinya kerusakan gigi akan meningkat. Oleh karena itu, para peneliti menggunakan beberapa indikator penting untuk menilai potensi kariogenik suatu jenis susu, yaitu:
pH saliva (air liur),
pH plak gigi,
jumlah bakteri Streptococcus mutans.
Bagaimana Penelitian Ini Dilakukan?
Penelitian melibatkan 100 anak berusia 8 bulan hingga 3 tahun yang dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan jenis susu yang paling sering mereka konsumsi:
ASI (human breast milk)
Susu sapi
Susu formula
Susu almond
Sebelum dan setelah mengonsumsi susu, peneliti mengukur pH saliva, pH plak, serta jumlah koloni Streptococcus mutans pada setiap peserta. Pengukuran dilakukan menggunakan metode laboratorium dan mikrobiologi yang terstandarisasi untuk memastikan hasil yang akurat.
Hasil Penelitian: ASI Menunjukkan Profil Terbaik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASI memberikan efek paling menguntungkan terhadap kesehatan mulut anak dibandingkan ketiga jenis susu lainnya.
Anak yang mengonsumsi ASI memiliki:
pH saliva yang lebih baik,
pH plak yang lebih tinggi (lebih netral),
jumlah bakteri Streptococcus mutans paling rendah.