Skip to Content

Penyakit Autoimun & Risiko Gigi Berlubang

March 27, 2026 by
Carigi Indonesia

Penyakit Autoimun & Risiko Gigi Berlubang

Penyakit Autoimun & Risiko Gigi Berlubang

Ketika Sendi Menyerang: Bagaimana Penyakit Autoimun Diam-Diam Merusak Gigi Anda

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasien dengan lupus dan rheumatoid arthritis memiliki jumlah bakteri dan jamur penyebab karies yang jauh lebih tinggi di dalam mulut mereka. Selain itu, tingkat keparahan lupus secara langsung memengaruhi seberapa berbahaya mikroorganisme tersebut.

Dampak Tersembunyi Penyakit Autoimun pada Rongga Mulut

Jutaan orang di seluruh dunia hidup dengan:

  • Systemic lupus erythematosus (SLE)

  • Rheumatoid arthritis (RA)

Keduanya merupakan penyakit autoimun di mana sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri. Selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada sendi, ginjal, dan sistem kardiovaskular, namun ada area lain yang sering terabaikan: rongga mulut.

Pasien dengan SLE dan RA sering mengalami:

  • Mulut kering

  • Produksi saliva menurun

  • Kesulitan menjaga kebersihan mulut

  • Risiko karies yang lebih tinggi

Metode Penelitian

Penelitian dilakukan pada 91 partisipan:

  • 31 pasien RA

  • 30 pasien lupus

  • 30 individu sehat (kontrol)

Pemeriksaan menggunakan:

  • DMFT index (Decayed, Missing, Filled Teeth)

  • ICDAS (deteksi dini karies)

Sampel plak supragingiva diambil dan dianalisis untuk tiga mikroorganisme utama:

  • Streptococcus mutans → bakteri utama penyebab karies

  • Lactobacillus spp. → bakteri yang mempercepat kerusakan email

  • Candida albicans → jamur oportunistik

Tingkat keparahan penyakit diukur dengan:

  • DAS-28 untuk RA

  • SLEDAI-2K untuk lupus

Hasil Penelitian

1. Karies Lebih Tinggi pada Pasien Autoimun

  • Skor DMFT dan ICDAS jauh lebih tinggi pada pasien lupus dan RA dibandingkan kontrol

  • Artinya: lebih banyak karies dan kerusakan gigi yang lebih parah

2. Mikroorganisme Penyebab Karies Meningkat

  • Streptococcus mutans lebih tinggi pada lupus dan RA

  • RA memiliki jumlah lebih tinggi dibanding lupus

  • Candida albicans meningkat signifikan pada kedua kelompok penyakit

Jamur ini sangat berbahaya karena berkembang pada kondisi imun lemah.

3. Temuan Unik pada Lactobacillus

  • Justru lebih tinggi pada kelompok kontrol dan RA dibanding lupus

  • Kemungkinan disebabkan oleh perubahan ekosistem mikrobioma pada lupus

4. Keparahan Lupus Berhubungan Langsung dengan Mikroba

  • Korelasi kuat antara aktivitas lupus dan Candida albicans

  • Korelasi sedang dengan Lactobacillus

👉 Artinya: semakin parah lupus, semakin banyak mikroorganisme berbahaya di mulut.

Sebaliknya, pada RA tidak ditemukan hubungan signifikan antara keparahan penyakit dan kondisi rongga mulut.

Mengapa Hal Ini Terjadi?

Beberapa faktor penyebab:

  • Disfungsi kelenjar saliva

  • Penurunan aliran saliva

  • Peningkatan keasaman saliva

  • Perubahan mikrobioma mulut

  • Kesulitan menjaga kebersihan (karena nyeri sendi)

Peran saliva sangat penting:

  • Menetralisir asam

  • Membersihkan sisa makanan

  • Mengandung zat antimikroba

Jika saliva berkurang → pertahanan alami mulut melemah.

Pengaruh Obat

Pasien sering menggunakan obat imunosupresif seperti:

  • Kortikosteroid

  • Hydroxychloroquine

  • Methotrexate

Efeknya:

  • Menurunkan sistem imun

  • Mempermudah infeksi

  • Meningkatkan pertumbuhan Candida albicans

Keterbatasan Penelitian

  • Jumlah sampel relatif kecil

  • Desain cross-sectional (tidak melihat hubungan jangka panjang)

  • Faktor gaya hidup dan diet belum sepenuhnya dikontrol

Implikasi Klinis

Untuk pasien:

  • Perlu menjaga kebersihan mulut lebih ketat

  • Pemeriksaan gigi rutin sangat penting

Untuk dokter:

  • Perawatan harus mencakup kesehatan mulut

Untuk dokter gigi:

  • Perlu skrining mikroorganisme, terutama Candida albicans

Kesimpulan

Penyakit autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis tidak hanya menyerang organ utama, tetapi juga:

➡️ Mengubah ekosistem mikroba dalam rongga mulut

➡️ Meningkatkan risiko karies secara signifikan

Namun, kondisi ini dapat dicegah dan dikelola dengan perhatian dan perawatan yang tepat.

Referensi

Mehdipour A, Masoumi M, Fateh R, Aghaali M, Mohammadidana F, Saleh A, Rasouli A, Kabiri F.

Comparative study of the profile of supragingival dental plaque and tooth decay in patients with lupus erythematosus and rheumatoid arthritis.

BMC Oral Health. 2025;25:399.

DOI: https://doi.org/10.1186/s12903-025-05762-4

Carigi Indonesia March 27, 2026
Share this post
Tags
Archive
Akurasi Cetak 3D Model Gigi & Faktornya