Skip to Content

Pencabutan Gigi & Pengaruhnya terhadap Gummy Smile

March 1, 2026 by
Carigi Indonesia

Pencabutan Gigi & Pengaruhnya terhadap Gummy Smile

Dampak perawatan ortodonti terhadap gummy smile dan estetika senyum

Studi terbaru mengungkap dampak pilihan perawatan ortodonti terhadap estetika senyum

Mengapa senyum “gummy” menjadi perhatian

Senyum memainkan peran penting dalam penampilan wajah, rasa percaya diri, dan interaksi sosial. Salah satu aspek yang sering menjadi sorotan adalah seberapa banyak gusi yang terlihat saat tersenyum. Sedikit tampilan gusi bisa terlihat muda dan menarik, tetapi jika berlebihan—yang sering disebut gummy smile—kerap dianggap kurang estetik.

Perawatan ortodonti bertujuan memperbaiki susunan gigi dan keindahan senyum. Namun, hingga kini masih ada pertanyaan penting yang belum terjawab dengan jelas: apakah perawatan ortodonti dengan pencabutan gigi memberikan dampak berbeda terhadap tampilan gusi dibandingkan perawatan tanpa pencabutan?

Sebuah studi besar yang baru dipublikasikan di Scientific Reports memberikan jawaban yang lebih tegas.

Tujuan penelitian

Penelitian sebelumnya tentang ortodonti dan estetika senyum menunjukkan hasil yang beragam dan sebagian besar hanya menilai posisi gigi atau bibir. Penelitian yang secara khusus membandingkan perawatan dengan pencabutan premolar dan tanpa pencabutan, serta melibatkan pria dan wanita dalam jumlah besar, masih sangat terbatas.

Studi ini bertujuan untuk menjawab satu pertanyaan utama:

Apakah perawatan ortodonti cekat dengan atau tanpa pencabutan premolar memengaruhi banyaknya gusi yang terlihat saat tersenyum?

Bagaimana penelitian ini dilakukan

Peneliti menganalisis data dari 234 pasien dewasa yang menjalani perawatan ortodonti cekat selama 1,5–2 tahun.

  • 117 pasien menjalani perawatan dengan pencabutan premolar

  • 117 pasien menjalani perawatan tanpa pencabutan

  • Jumlah pasien pria dan wanita hampir seimbang

  • Foto senyum terstandar diambil sebelum perawatan dan satu bulan setelah alat ortodonti dilepas

Alih-alih mengukur tampilan gusi dalam satuan milimeter, peneliti menggunakan gingival display index, yaitu rasio antara tinggi gusi yang terlihat dengan tinggi mahkota gigi. Metode ini membuat hasil pengukuran lebih konsisten dan tidak dipengaruhi ukuran foto atau perbedaan anatomi antara pria dan wanita.

Hasil utama penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis perawatan ortodonti memberikan efek yang berlawanan terhadap tampilan gusi:

  • Perawatan tanpa pencabutan

    • Menurunkan tampilan gusi sekitar 11%

    • Senyum setelah perawatan cenderung menunjukkan gusi yang lebih sedikit

  • Perawatan dengan pencabutan premolar

    • Meningkatkan tampilan gusi sekitar 7%

    • Senyum menunjukkan sedikit lebih banyak gusi setelah perawatan

Perbedaan berdasarkan jenis kelamin juga terlihat jelas:

  • Wanita menunjukkan tampilan gusi yang lebih besar dibandingkan pria, baik sebelum maupun sesudah perawatan

  • Pada kelompok tanpa pencabutan, penurunan tampilan gusi pada wanita lebih besar dibandingkan pria

Menariknya, jika seluruh pasien digabungkan, rata-rata tampilan gusi secara keseluruhan tidak berubah secara signifikan karena efek kedua jenis perawatan tersebut saling meniadakan.

Makna klinis dari temuan ini

Temuan ini menegaskan bahwa keputusan dalam perawatan ortodonti tidak hanya berdampak pada fungsi dan kerapian gigi, tetapi juga estetika senyum, khususnya tampilan gusi.

Bagi pasien dengan kecenderungan gummy smile, perawatan tanpa pencabutan mungkin memberikan keuntungan estetik. Sebaliknya, perawatan dengan pencabutan—yang sering diperlukan pada kasus gigi menonjol—perlu direncanakan dengan lebih hati-hati jika estetika senyum menjadi pertimbangan utama.

Kesimpulan

Perawatan ortodonti memang dapat mengubah seberapa banyak gusi yang terlihat saat tersenyum, tetapi arah perubahannya sangat bergantung pada jenis perawatan.

  • Perawatan tanpa pencabutan cenderung mengurangi tampilan gusi

  • Perawatan dengan pencabutan premolar dapat sedikit meningkatkan tampilan gusi

  • Wanita secara umum menunjukkan indeks tampilan gusi yang lebih tinggi dibandingkan pria

Hasil ini membantu dokter gigi dan pasien dalam membuat keputusan perawatan yang lebih personal dan realistis, terutama ketika estetika senyum menjadi tujuan utama.

Referensi artikel asli

Mousavi SM, Saeidi P, Kazemi P, Rakhshan V.

Impact of fixed orthodontic treatment with and without premolar extraction on gingival display index in men and women.

Scientific Reports (2025) 15:24017.

DOI: https://doi.org/10.1038/s41598-025-10233-5


Carigi Indonesia March 1, 2026
Share this post
Tags
Archive
Karies Gigi Bukan Sekadar Masalah Gula