Skip to Content

Pantau Radang Mulut Anak via Foto HP: Tele-Dentistry Pasien Kanker

August 13, 2026 by
Carigi Indonesia

Pantau Radang Mulut Anak via Foto HP: Tele-Dentistry Pasien Kanker

Pantau Radang Mulut Anak via Foto HP: Tele-Dentistry Pasien Kanker

Pantau Radang Mulut Anak dengan Foto dari Ponsel: Teknologi Tele-Dentistry Menjanjikan bagi Pasien Kanker

Ketika pemeriksaan gigi tidak selalu mudah dilakukan

Anak dan remaja yang menjalani kemoterapi memiliki risiko mengalami oral mucositis, yaitu peradangan dan kerusakan jaringan di dalam mulut yang dapat menimbulkan kemerahan, pengelupasan jaringan, hingga luka atau ulserasi. Kondisi ini dapat mengganggu makan, berbicara, dan kenyamanan pasien.

Masalahnya, pasien kanker anak tidak selalu dapat datang ke fasilitas pelayanan gigi. Sebagian harus menempuh perjalanan jauh dari rumah menuju pusat layanan kanker. Kondisi tersebut mendorong berkembangnya teledentistry, yaitu pemanfaatan teknologi untuk membantu pemeriksaan dan pemantauan kesehatan gigi dan mulut dari jarak jauh.

Sebuah penelitian terbaru dalam Brazilian Oral Research menguji apakah foto rongga mulut yang dikirim melalui aplikasi ponsel dapat membantu tenaga kesehatan mengenali oral mucositis pada anak dan remaja yang sedang menjalani kemoterapi.

Menguji aplikasi TON untuk memantau kondisi mulut

Penelitian ini berfokus pada aplikasi Telepediatric Dentistry in Oncology (TON), yang dikembangkan untuk membantu pemantauan kesehatan gigi dan mulut anak serta remaja dengan kanker, termasuk bagi pasien yang tinggal jauh dari pusat pengobatan.

Peneliti melakukan studi pendahuluan pada 21 pasien anak dan remaja yang menjalani kemoterapi. Karena beberapa pasien diperiksa pada siklus kemoterapi yang berbeda, penelitian menghasilkan 28 pemeriksaan klinis dan 224 foto rongga mulut.

Foto diambil pada delapan area mulut, yaitu bibir, mukosa pipi kanan dan kiri, permukaan atas lidah, sisi kanan dan kiri lidah, langit-langit mulut, serta dasar mulut. Foto kemudian dinilai secara jarak jauh oleh empat dokter gigi yang telah dikalibrasi. Hasil pemeriksaan jarak jauh dibandingkan dengan pemeriksaan klinis langsung sebagai standar pembanding.

Hasilnya: semua kasus positif berhasil terdeteksi

Dari 28 pemeriksaan, 11 pemeriksaan menunjukkan oral mucositis, sedangkan 3 pemeriksaan menunjukkan severe oral mucositis (SOM) atau bentuk yang lebih berat.

Hal yang paling menarik adalah pemeriksaan melalui foto berhasil menemukan seluruh kasus oral mucositis dan severe oral mucositis yang teridentifikasi melalui pemeriksaan langsung. Dengan kata lain, dalam penelitian ini tidak ditemukan kasus positif yang terlewat oleh pemeriksaan jarak jauh.

Untuk oral mucositis, sensitivitas pemeriksaan mencapai 100%, tetapi spesifisitasnya hanya 59%. Artinya, metode ini sangat baik dalam menemukan pasien yang memang mengalami kondisi tersebut, tetapi masih cukup sering memberikan hasil positif pada pasien yang sebenarnya tidak mengalami oral mucositis.

Kesalahan positif terutama ditemukan pada area bibir dan mukosa pipi. Sebaliknya, kesesuaian hasil pemeriksaan cenderung lebih baik pada permukaan lidah, sisi lidah, dan dasar mulut.

Untuk severe oral mucositis, hasilnya juga cukup menjanjikan. Seluruh tiga kasus yang ditemukan melalui pemeriksaan langsung berhasil teridentifikasi melalui foto, meskipun jumlah kasusnya terlalu sedikit untuk menarik kesimpulan yang luas.

Mengapa hasil ini penting?

Temuan ini menunjukkan bahwa foto dari perangkat mobile berpotensi menjadi alat pemantauan tambahan, terutama ketika pemeriksaan langsung sulit dilakukan.

Dalam praktiknya, orang tua atau pengasuh dapat berperan dalam mengambil foto kondisi mulut anak untuk kemudian dinilai oleh tenaga kesehatan. Dengan demikian, perubahan kondisi mulut dapat dipantau tanpa pasien harus selalu datang ke pusat pelayanan kanker.

Peneliti juga melihat bahwa teknologi ini berpotensi membantu deteksi lebih awal, sehingga tenaga kesehatan dapat menentukan apakah pasien memerlukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut. Namun, aplikasi ini bukan berarti menggantikan pemeriksaan klinis secara langsung.

Ada tantangan yang masih perlu diperhatikan

Hasil penelitian memang menjanjikan, tetapi peneliti menekankan bahwa penelitian ini masih merupakan pilot study dengan jumlah peserta yang kecil dan dilakukan di satu pusat kanker. Karena itu, hasilnya belum dapat digeneralisasikan ke seluruh pasien kanker anak.

Selain itu, foto dalam penelitian ini diambil oleh peneliti yang sudah terlatih menggunakan satu jenis ponsel. Dalam penggunaan sebenarnya, foto kemungkinan akan diambil oleh orang tua atau pasien dengan berbagai jenis perangkat. Faktor seperti pencahayaan, fokus, posisi kamera, dan sudut pengambilan gambar dapat memengaruhi kualitas foto serta ketepatan penilaian.

Peneliti merekomendasikan penelitian berikutnya melibatkan lebih banyak pasien, menggunakan berbagai perangkat, memiliki protokol fotografi yang lebih terstandar, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi pemeriksa.

Tele-dentistry sebagai pelengkap, bukan pengganti dokter gigi

Penelitian ini memberikan gambaran awal bahwa teknologi sederhana seperti kamera ponsel dapat membuka peluang baru dalam pemantauan kesehatan mulut pasien kanker anak.

Keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk mendeteksi seluruh kasus positif dalam penelitian ini, sehingga berpotensi membantu tenaga kesehatan menentukan pasien yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, khususnya ketika pemeriksaan langsung tidak memungkinkan.

Namun, hasil positif dari foto tetap perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena adanya kemungkinan false positive. Karena itu, teledentistry lebih tepat dipandang sebagai pelengkap pemeriksaan klinis, bukan pengganti dokter gigi.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi TON memiliki potensi untuk mendukung pemantauan oral mucositis pada pasien kanker anak dari jarak jauh. Penelitian yang lebih besar dan dilakukan dalam kondisi penggunaan nyata oleh orang tua atau pengasuh masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya.

Referensi 

Martins TMNRL, Bezerra PMM, Santos FG, Serpa EBM, Valença AMG, Sousa SA. Accuracy of remote diagnosis of oral mucositis in children and adolescents with cancer using a mobile App: a pilot study. Brazilian Oral Research. 2026;40:e044. DOI: 10.1590/1807-3107bor-2026.vol40.044

Carigi Indonesia August 13, 2026
Share this post
Tags
Archive
Tele-dentistry oleh Dental Hygienist: Solusi Digital Akses Gigi