Skip to Content

Kopi, Teh, & Tambalan Gigi: Mana yang Paling Aman?

April 20, 2026 by
Carigi Indonesia

Kopi, Teh, & Tambalan Gigi: Mana yang Paling Aman?


Apakah Kopi dan Teh Bisa Mengubah Warna Tambalan Gigi? Ini Jawaban dari Penelitian Terbaru

Kenapa Topik Ini Penting?

Tambalan gigi berwarna seperti gigi asli (resin komposit) kini menjadi pilihan utama karena tampilannya yang estetik. Namun, seiring waktu, banyak pasien mengeluhkan perubahan warna atau permukaan tambalan yang terasa lebih kasar.

Pertanyaannya:

Apakah kebiasaan minum kopi dan teh benar-benar memengaruhi kualitas tambalan gigi?

Sebuah studi terbaru dari BMC Oral Health (2025) mencoba menjawab hal ini secara ilmiah.

Masalah Utama: Warna dan Kekasaran Permukaan

Dalam dunia kedokteran gigi restoratif, ada dua hal penting yang menentukan keberhasilan tambalan:

  • Stabilitas warna → apakah warna tetap sama seiring waktu

  • Kekasaran permukaan → apakah permukaan tetap halus

Jika permukaan menjadi kasar, tambalan akan:

  • Lebih mudah menyerap noda

  • Lebih cepat berubah warna

  • Lebih mudah menahan plak

Apa yang Dilakukan Peneliti?

Penelitian ini dilakukan di laboratorium (in vitro) dengan membandingkan tiga jenis bahan tambalan gigi:

  • Omnichroma (smart monochromatic composite)

  • Neo Spectra ST HV (nanohybrid composite)

  • Filtek Z350XT (nanofilled composite)

Desain Penelitian:

  • 99 sampel dibuat dan dibagi menjadi beberapa kelompok

  • Sampel direndam dalam:

    • Air (kontrol)

    • Teh

    • Kopi

  • Pengamatan dilakukan hingga 30 hari

  • Dilakukan simulasi kondisi mulut dengan perubahan suhu (thermocycling)

  • Parameter yang diukur:

    • Perubahan warna (hari ke-7, 15, 30)

    • Kekasaran permukaan

Hasil Utama: Kopi Paling Berdampak ☕

1. Kopi Menyebabkan Perubahan Warna Terbesar

Dari semua larutan:

  • Kopi → paling besar menyebabkan perubahan warna

  • Teh → sedang

  • Air → paling kecil efeknya

Semakin lama paparan, semakin besar perubahan warna yang terjadi.

2. Jenis Bahan Sangat Berpengaruh

Performa masing-masing bahan:

  • Omnichroma → paling stabil (perubahan warna paling kecil)

  • Neo Spectra → perubahan warna paling besar

  • Filtek → di tengah-tengah

Hal ini dipengaruhi oleh:

  • Komposisi bahan

  • Ukuran partikel filler

  • Sifat kimia resin

3. Permukaan Tambalan Menjadi Lebih Kasar

Semua bahan mengalami peningkatan kekasaran, terutama setelah terpapar kopi.

Urutan efek:

  • Kopi → paling kasar

  • Teh → sedang

  • Air → minimal

Permukaan yang kasar akan mempercepat:

  • Penempelan noda

  • Penumpukan plak

  • Penurunan kualitas tambalan

4. Teknologi “Smart Composite” Lebih Unggul

Bahan Omnichroma menunjukkan hasil terbaik karena:

  • Menggunakan teknologi warna struktural (tanpa pigmen tambahan)

  • Partikel filler seragam dan sangat kecil

  • Lebih tahan terhadap penyerapan air

Sehingga lebih tahan terhadap perubahan warna dan kerusakan permukaan.

Makna Klinis: Perlu Khawatir?

Perubahan warna memang terjadi pada semua bahan, tetapi:

  • Dalam jangka pendek, masih bisa diterima secara klinis

  • Dalam jangka panjang (terutama dengan kopi), perubahan bisa menjadi terlihat jelas

Kesimpulan: Kebiasaan Sehari-hari Berpengaruh Besar

Penelitian ini menegaskan bahwa:

  • Kopi adalah faktor utama perubahan warna tambalan gigi

  • Jenis bahan tambalan sangat menentukan hasil jangka panjang

  • Smart composite seperti Omnichroma menunjukkan performa terbaik

Tips untuk Pasien

Agar tambalan tetap estetik lebih lama:

  • Batasi konsumsi kopi dan teh berlebihan

  • Kumur atau minum air putih setelah konsumsi minuman berwarna

  • Jaga kebersihan gigi secara rutin

  • Lakukan kontrol dan polishing di dokter gigi

Referensi

Kareem, A. S. A., Abdel-Fattah, W. M., & El Gayar, M. I. L. (2025).

Evaluation of color stability and surface roughness of smart monochromatic resin composite in comparison to universal resin composites after immersion in staining solutions.

BMC Oral Health, 25, 1211.

 https://doi.org/10.1186/s12903-025-06555-5

Carigi Indonesia April 20, 2026
Share this post
Tags
Archive
Efek Radioterapi pada Struktur Dentin Gigi