Kopi, Teh, & Tambalan Gigi: Mana yang Paling Aman?

Apakah Kopi dan Teh Bisa Mengubah Warna Tambalan Gigi? Ini Jawaban dari Penelitian Terbaru
Kenapa Topik Ini Penting?
Tambalan gigi berwarna seperti gigi asli (resin komposit) kini menjadi pilihan utama karena tampilannya yang estetik. Namun, seiring waktu, banyak pasien mengeluhkan perubahan warna atau permukaan tambalan yang terasa lebih kasar.
Pertanyaannya:
Apakah kebiasaan minum kopi dan teh benar-benar memengaruhi kualitas tambalan gigi?
Sebuah studi terbaru dari BMC Oral Health (2025) mencoba menjawab hal ini secara ilmiah.
Masalah Utama: Warna dan Kekasaran Permukaan
Dalam dunia kedokteran gigi restoratif, ada dua hal penting yang menentukan keberhasilan tambalan:
Stabilitas warna → apakah warna tetap sama seiring waktu
Kekasaran permukaan → apakah permukaan tetap halus
Jika permukaan menjadi kasar, tambalan akan:
Lebih mudah menyerap noda
Lebih cepat berubah warna
Lebih mudah menahan plak
Apa yang Dilakukan Peneliti?
Penelitian ini dilakukan di laboratorium (in vitro) dengan membandingkan tiga jenis bahan tambalan gigi:
Omnichroma (smart monochromatic composite)
Neo Spectra ST HV (nanohybrid composite)
Filtek Z350XT (nanofilled composite)
Desain Penelitian:
99 sampel dibuat dan dibagi menjadi beberapa kelompok
Sampel direndam dalam:
Air (kontrol)
Teh
Kopi
Pengamatan dilakukan hingga 30 hari
Dilakukan simulasi kondisi mulut dengan perubahan suhu (thermocycling)
Parameter yang diukur:
Perubahan warna (hari ke-7, 15, 30)
Kekasaran permukaan
Hasil Utama: Kopi Paling Berdampak ☕
1. Kopi Menyebabkan Perubahan Warna Terbesar
Dari semua larutan:
Kopi → paling besar menyebabkan perubahan warna
Teh → sedang
Air → paling kecil efeknya
Semakin lama paparan, semakin besar perubahan warna yang terjadi.
2. Jenis Bahan Sangat Berpengaruh
Performa masing-masing bahan:
Omnichroma → paling stabil (perubahan warna paling kecil)
Neo Spectra → perubahan warna paling besar
Filtek → di tengah-tengah
Hal ini dipengaruhi oleh:
Komposisi bahan
Ukuran partikel filler
Sifat kimia resin
3. Permukaan Tambalan Menjadi Lebih Kasar
Semua bahan mengalami peningkatan kekasaran, terutama setelah terpapar kopi.
Urutan efek:
Kopi → paling kasar
Teh → sedang
Air → minimal
Permukaan yang kasar akan mempercepat:
Penempelan noda
Penumpukan plak
Penurunan kualitas tambalan
4. Teknologi “Smart Composite” Lebih Unggul
Bahan Omnichroma menunjukkan hasil terbaik karena:
Menggunakan teknologi warna struktural (tanpa pigmen tambahan)
Partikel filler seragam dan sangat kecil
Lebih tahan terhadap penyerapan air
Sehingga lebih tahan terhadap perubahan warna dan kerusakan permukaan.
Makna Klinis: Perlu Khawatir?
Perubahan warna memang terjadi pada semua bahan, tetapi:
Dalam jangka pendek, masih bisa diterima secara klinis
Dalam jangka panjang (terutama dengan kopi), perubahan bisa menjadi terlihat jelas
Kesimpulan: Kebiasaan Sehari-hari Berpengaruh Besar
Penelitian ini menegaskan bahwa:
Kopi adalah faktor utama perubahan warna tambalan gigi
Jenis bahan tambalan sangat menentukan hasil jangka panjang
Smart composite seperti Omnichroma menunjukkan performa terbaik
Tips untuk Pasien
Agar tambalan tetap estetik lebih lama:
Batasi konsumsi kopi dan teh berlebihan
Kumur atau minum air putih setelah konsumsi minuman berwarna
Jaga kebersihan gigi secara rutin
Lakukan kontrol dan polishing di dokter gigi
Referensi
Kareem, A. S. A., Abdel-Fattah, W. M., & El Gayar, M. I. L. (2025).
Evaluation of color stability and surface roughness of smart monochromatic resin composite in comparison to universal resin composites after immersion in staining solutions.
BMC Oral Health, 25, 1211.