Skip to Content

Karet Behel Menguning & Pasta Gigi

June 30, 2026 by
Carigi Indonesia

Karet Behel Menguning & Pasta Gigi

Karet Behel Menguning & Pasta Gigi

Pasta Gigi Whitening Ternyata Tidak Mencegah Karet Behel Menguning, Ini Temuan Penelitian Terbaru

Warna Karet Behel Tetap Berubah Meski Menggunakan Pasta Gigi Pemutih

Bagi pengguna behel, menjaga penampilan senyum bukan hanya soal gigi yang rapi, tetapi juga mempertahankan warna karet elastis (ligature) agar tetap bening atau cerah. Sayangnya, karet behel bening sering kali berubah menjadi kekuningan atau kusam hanya dalam beberapa minggu pemakaian.

Banyak orang kemudian memilih menggunakan pasta gigi whitening dengan harapan dapat mencegah perubahan warna tersebut. Namun, benarkah cara ini efektif?

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam BMC Oral Health tahun 2025 memberikan jawaban yang cukup mengejutkan. Hasilnya menunjukkan bahwa pasta gigi whitening tidak terbukti lebih efektif dibandingkan pasta gigi biasa dalam menjaga warna karet behel tetap jernih.

Mengapa Karet Behel Mudah Berubah Warna?

Karet elastis pada behel berfungsi mengikat kawat ortodonti pada bracket. Material ini terbuat dari bahan polimer yang setiap hari terpapar makanan, minuman, air liur, perubahan suhu, serta gesekan saat mengunyah maupun menyikat gigi.

Seiring waktu, bahan tersebut dapat menyerap pigmen dari makanan dan minuman sehingga warnanya berubah menjadi lebih kuning atau kusam. Kondisi ini memang tidak mengganggu fungsi perawatan ortodonti, tetapi sering kali mengurangi nilai estetika dan membuat pengguna merasa kurang percaya diri.

Karena alasan tersebut, berbagai produk pasta gigi whitening dipasarkan dengan klaim mampu membantu mengurangi noda dan mempertahankan warna gigi maupun aksesori ortodonti.

Apa yang Dilakukan Peneliti?

Penelitian ini merupakan uji klinis yang melibatkan 65 pasien ortodonti yang sedang menjalani perawatan menggunakan behel cekat. Seluruh peserta dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan jenis pasta gigi yang digunakan:

  • pasta gigi biasa (regular),

  • pasta gigi whitening Advance White Arm & Hammer,

  • pasta gigi Crest Extra Whitening.

Peserta diminta menyikat gigi selama lima menit, dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang telah ditentukan selama empat minggu, yaitu rentang waktu yang umumnya sama dengan jadwal kontrol ortodonti. Setelah itu, perubahan warna karet elastis dianalisis menggunakan sistem pengukuran warna internasional (CIE Lab*) untuk mengetahui seberapa besar perubahan yang terjadi.

Hasil Penelitian: Pasta Gigi Whitening Tidak Memberikan Keunggulan

Setelah empat minggu pemakaian, peneliti menemukan bahwa jenis maupun merek pasta gigi tidak memberikan pengaruh yang bermakna terhadap perubahan warna karet elastis ortodonti.

Artinya, baik menggunakan pasta gigi biasa maupun pasta gigi whitening, tingkat perubahan warna yang terjadi tetap relatif sama. Bahkan ketika dua kelompok pasta gigi whitening digabungkan dan dibandingkan dengan pasta gigi biasa, hasilnya tetap tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Justru Merek Karet Behel yang Lebih Berpengaruh

Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa merek karet elastis memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap ketahanan warna dibandingkan jenis pasta gigi.

Dua merek ligature yang diuji menunjukkan hasil berbeda. Karet elastis dari Ortho Organizer memiliki stabilitas warna yang lebih baik, sedangkan Ortho Technology mengalami perubahan warna yang lebih besar selama masa pemakaian.

Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas material yang digunakan dalam proses pembuatan karet elastis kemungkinan lebih menentukan dibandingkan produk pasta gigi yang dipakai pasien sehari-hari.

Warna Kuning Menjadi Penyebab Utama Penurunan Estetika

Peneliti juga menemukan bahwa perubahan warna paling besar terjadi pada komponen kuning (yellowing). Dengan kata lain, karet elastis cenderung semakin menguning dibandingkan mengalami perubahan warna lain.

Bahkan seluruh jenis karet elastis yang diteliti mengalami tingkat perubahan warna yang secara klinis dianggap tidak lagi dapat diterima secara estetis, terlepas dari jenis pasta gigi yang digunakan.

Apa Makna Penelitian Ini bagi Pengguna Behel?

Hasil penelitian ini memberikan pesan bahwa membeli pasta gigi whitening belum tentu membuat karet behel tetap bening lebih lama.

Jika tujuan utamanya adalah mempertahankan tampilan karet elastis, faktor yang lebih berpengaruh justru berasal dari jenis material ligature yang digunakan. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman berwarna pekat, seperti kopi, teh, kari, atau minuman bersoda, juga tetap perlu diperhatikan karena dapat mempercepat perubahan warna.

Bagi pasien ortodonti, penggantian karet elastis secara rutin saat kontrol bulanan masih menjadi cara paling efektif untuk menjaga penampilan behel tetap bersih dan menarik.

Meski demikian, peneliti juga mengingatkan bahwa penelitian ini hanya menggunakan beberapa merek pasta gigi dan dua merek ligature sehingga hasilnya belum tentu dapat mewakili seluruh produk yang tersedia di pasaran.

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan bahwa pasta gigi whitening tidak terbukti lebih efektif dibandingkan pasta gigi biasa dalam mencegah perubahan warna karet elastis ortodonti. Faktor yang lebih menentukan adalah kualitas atau merek ligature yang digunakan.

Selain itu, seluruh karet elastis yang diteliti tetap mengalami perubahan warna yang cukup nyata setelah empat minggu pemakaian, terutama karena munculnya warna kekuningan. Oleh sebab itu, bagi pengguna behel yang mengutamakan estetika, kontrol rutin dan penggantian karet elastis secara berkala tetap menjadi langkah terbaik untuk menjaga tampilan senyum selama menjalani perawatan ortodonti.

Referensi

Aryannejad M, Ghazi H, Mazhari M, Moradinezhad M. The effect of conventional and whitening toothpastes on color stability of orthodontic elastic ligatures: a randomized clinical trial. BMC Oral Health. 2025;25:1021. https://doi.org/10.1186/s12903-025-06367-7

Carigi Indonesia June 30, 2026
Share this post
Tags
Archive
Waktu Sikat Gigi Pasca Soda