Hubungan Merokok dan Kehilangan Gigi

Merokok Bikin Gigi Cepat Tanggal? Penelitian Ini Menunjukkan Risikonya
Kebiasaan Merokok Ternyata Berkaitan dengan Jumlah Gigi yang Hilang
Merokok selama ini dikenal sebagai faktor risiko berbagai penyakit serius, mulai dari penyakit jantung hingga kanker. Namun, dampaknya terhadap kesehatan gigi dan mulut sering kali kurang mendapat perhatian. Sebuah penelitian terbaru dari Polandia menunjukkan bahwa kebiasaan merokok juga berhubungan dengan meningkatnya risiko kehilangan gigi.
Penelitian ini menemukan bahwa orang yang pernah merokok memiliki jumlah gigi yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok sama sekali. Bahkan, semakin lama seseorang merokok, semakin besar pula risiko kehilangan gigi.
Kehilangan Gigi Masih Menjadi Masalah Kesehatan Global
Kehilangan gigi bukan sekadar persoalan estetika. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan mengunyah, berbicara, kualitas hidup, hingga kesehatan secara keseluruhan. Sejumlah penelitian sebelumnya bahkan menunjukkan bahwa jumlah gigi yang sedikit berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini.
Penyebab kehilangan gigi sendiri cukup beragam, mulai dari karies, penyakit periodontal, trauma, hingga faktor gaya hidup. Salah satu faktor yang paling konsisten dikaitkan dengan kehilangan gigi adalah kebiasaan merokok.
Asap rokok diketahui dapat mengganggu aliran darah ke jaringan periodontal, mengubah keseimbangan bakteri di rongga mulut, serta meningkatkan proses peradangan. Akibatnya, jaringan penyangga gigi menjadi lebih rentan mengalami kerusakan dan pada akhirnya meningkatkan risiko kehilangan gigi.
Apa yang Dilakukan Peneliti?
Penelitian ini menggunakan data dari Bialystok PLUS Study, sebuah studi populasi di Polandia yang melibatkan 2.165 orang dewasa berusia 20–79 tahun.
Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok:
Tidak pernah merokok.
Mantan perokok.
Perokok aktif.
Peneliti kemudian menghitung jumlah gigi yang masih dimiliki setiap peserta dan menganalisis berbagai faktor yang dapat memengaruhi kehilangan gigi, seperti:
Usia;
Tingkat pendidikan;
Kebiasaan menyikat gigi;
Frekuensi kunjungan ke dokter gigi;
Obesitas;
Diabetes; serta
Riwayat dan durasi merokok.
Perokok Memiliki Gigi Lebih Sedikit
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang pernah merokok memiliki jumlah gigi yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok.
Secara umum:
Kelompok yang tidak pernah merokok memiliki median 26 gigi.
Kelompok yang pernah merokok memiliki median 24 gigi.
Perbedaan ini terlihat hampir di semua kelompok usia, terutama pada kelompok usia paruh baya dan lanjut usia.
Selain itu, perokok juga lebih sering memiliki faktor risiko lain, seperti tingkat pendidikan yang lebih rendah, kunjungan ke dokter gigi yang lebih jarang, serta prevalensi diabetes dan obesitas yang lebih tinggi.
Semakin Lama Merokok, Semakin Banyak Gigi yang Hilang
Salah satu temuan penting penelitian ini adalah adanya hubungan antara durasi merokok dan jumlah gigi yang tersisa.
Peneliti menemukan bahwa:
Semakin lama seseorang merokok, jumlah gigi yang dimiliki cenderung semakin sedikit.
Semakin besar proporsi hidup seseorang yang dihabiskan untuk merokok, semakin besar pula kehilangan gigi yang terjadi.