Skip to Content

Efek Radioterapi pada Struktur Dentin Gigi

April 15, 2026 by
Carigi Indonesia

Efek Radioterapi pada Struktur Dentin Gigi

Efek Radioterapi pada Struktur Dentin Gigi

Radiasi dan Gigi: Bagaimana Terapi Kanker Melemahkan Struktur Dentin

Efek Tersembunyi Radioterapi pada Gigi

Radioterapi merupakan salah satu pengobatan utama untuk kanker kepala dan leher. Meskipun efektif membunuh sel kanker, terapi ini juga dapat berdampak pada jaringan sehat, termasuk gigi.

Salah satu bagian gigi yang paling terdampak adalah dentin, yaitu lapisan di bawah enamel yang berperan penting dalam kekuatan dan struktur gigi.

Penelitian ini mengungkap bagaimana paparan radiasi dapat mengubah kekuatan dan struktur mikro dentin secara signifikan.

Apa yang Diteliti?

Penelitian ini menggunakan 40 gigi molar yang telah diekstraksi, kemudian dianalisis sebelum dan setelah paparan radiasi.

Metode yang digunakan:

  • Vickers Microhardness Test → untuk mengukur kekerasan dentin

  • Scanning Electron Microscopy (SEM) → untuk melihat perubahan struktur mikro

Dentin dibagi menjadi tiga bagian:

  • Dentin superfisial (dekat enamel)

  • Dentin intermediate

  • Dentin dalam (dekat pulpa)

Semua sampel kemudian diberi paparan radiasi hingga total 70 Gy, yang setara dengan dosis klinis pada terapi kanker.

Hasil Utama: Kekerasan Dentin Menurun Drastis

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua lapisan dentin mengalami penurunan kekerasan setelah radiasi.

Berdasarkan data pada halaman 3 (Tabel 1–3):

  • Dentin superfisial: dari 152 → 100,2 VH

  • Dentin intermediate: dari 122,8 → 82,7 VH

  • Dentin dalam: dari 90,3 → 42,4 VH

Penurunan paling drastis terjadi pada dentin dalam.

Artinya, radiasi membuat dentin menjadi:

  • Lebih rapuh

  • Lebih mudah rusak

  • Kurang tahan terhadap tekanan

Perubahan Struktur: Dari Teratur Jadi Rusak

Selain kekerasan, perubahan besar juga terlihat pada struktur dentin.

Berdasarkan gambar SEM pada halaman 4:

  • Sebelum radiasi → tubulus dentin terlihat jelas dan teratur

  • Setelah radiasi → struktur menjadi tidak jelas, berpori, dan amorf

Bahkan:

  • Tubulus dentin hampir tidak dapat dikenali

  • Permukaan tampak rusak dan tidak beraturan

Ini menunjukkan bahwa radiasi tidak hanya melemahkan, tetapi juga merusak struktur dasar dentin.

Kenapa Ini Bisa Terjadi?

Radiasi menyebabkan beberapa perubahan penting pada dentin:

  1. Kerusakan kolagen

    Kolagen adalah komponen utama dentin. Radiasi memecah struktur ini, sehingga dentin kehilangan kekuatan.

  2. Produksi radikal bebas

    Radiasi menghasilkan radikal bebas yang merusak jaringan organik.

  3. Dehidrasi jaringan

    Dentin menjadi lebih kering dan rapuh.

  4. Perubahan komposisi mineral

    Rasio kalsium dan fosfat menurun, sehingga struktur menjadi lebih lemah.

Dampak Klinis: Risiko Karies Meningkat

Kerusakan ini memiliki implikasi langsung pada pasien, terutama yang menjalani radioterapi:

  • Gigi menjadi lebih rentan terhadap karies (radiation caries)

  • Struktur gigi lebih mudah patah

  • Perawatan restoratif menjadi lebih sulit

Penelitian ini menegaskan bahwa efek radiasi bukan hanya pada jaringan lunak, tetapi juga secara langsung melemahkan struktur gigi.

Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini dilakukan secara in vitro, sehingga:

  • Tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi mulut nyata

  • Tidak melibatkan saliva, bakteri, atau respon biologis tubuh

Namun demikian, hasilnya tetap memberikan gambaran penting tentang efek biologis radiasi pada dentin.

Kesimpulan

Paparan radiasi dosis tinggi (70 Gy) secara signifikan:

  • Menurunkan kekerasan dentin

  • Merusak struktur mikro dentin

  • Mengganggu stabilitas jaringan gigi

Hal ini menjelaskan mengapa pasien radioterapi memiliki risiko tinggi mengalami kerusakan gigi.

Referensi

Hegde NN, Gatti P, Balan U, et al.

Effect of radiation on microhardness and ultramorphological changes in dentin – An in vitro analysis.

Journal of Conservative Dentistry and Endodontics. 2025;28:626–631

DOI: 10.4103/JCDE.JCDE_237_25

Carigi Indonesia April 15, 2026
Share this post
Tags
Archive
Virus HSV-1 & Penyakit Gusi: Ancaman Sel Punca