Skip to Content

Efek Pasta Gigi Sensitif pada Tambalan

March 24, 2026 by
Carigi Indonesia

Efek Pasta Gigi Sensitif pada Tambalan

Efek Pasta Gigi Sensitif pada Tambalan

Studi terbaru mengungkap dampaknya pada perawatan restorasi gigi

Masalah Umum dengan Dampak Tersembunyi

Dentin hipersensitivitas adalah kondisi yang sering ditemui dalam praktik kedokteran gigi, ditandai dengan rasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin, manis, atau saat menyikat gigi. Kondisi ini terjadi ketika dentin terbuka dan tubulus dentin tidak terlindungi, sehingga rangsangan mudah mencapai saraf.

Untuk mengatasinya, banyak pasien menggunakan pasta gigi khusus sensitif (desensitizing toothpaste). Produk ini bekerja dengan cara menutup tubulus dentin atau menurunkan respons saraf.

Namun, muncul pertanyaan penting dalam praktik klinis:

Apakah penggunaan pasta gigi sensitif dapat memengaruhi keberhasilan tambalan gigi, khususnya daya rekat bahan restorasi?

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di European Oral Research mencoba menjawab pertanyaan ini.

Tujuan dan Metode Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan ikat (shear bond strength/SBS) dentin setelah penggunaan berbagai pasta gigi sensitif, khususnya saat menggunakan adhesive universal self-cured terbaru.

Gambaran Metode

  • Sampel: 50 gigi molar ketiga manusia

  • Kelompok perlakuan:

    • 4 kelompok pasta gigi sensitif

    • 1 kelompok kontrol (tanpa pasta gigi)

  • Prosedur:

    • Simulasi menyikat gigi 2x sehari selama 14 hari

    • Penggunaan dua sistem adhesive:

      • Clearfil SE Bond (self-etch dua langkah, light-cured)

      • Tokuyama Universal Bond (self-cured universal adhesive)

  • Pengujian:

    • 5.000 siklus termal untuk mensimulasikan kondisi rongga mulut

    • Pengukuran kekuatan ikat (SBS)

    • Analisis SEM untuk melihat penutupan tubulus dentin

Metode ini dirancang untuk menilai baik aspek mekanis maupun perubahan mikrostruktur pada permukaan dentin.

Hasil Penelitian

1. Jenis Adhesive Sangat Berpengaruh

Hasil menunjukkan bahwa jenis bahan adhesive memiliki peran besar dalam kekuatan ikat:

  • Nilai SBS tertinggi ditemukan pada kelompok Clearfil SE Bond tanpa pasta gigi (13,83 MPa)

  • Nilai terendah ditemukan pada Tokuyama Universal Bond dengan pasta gigi nanohidroksiapatit (5,21 MPa)

Secara umum, Clearfil SE Bond memberikan daya rekat yang lebih tinggi dibandingkan Tokuyama Universal Bond di semua kelompok.

2. Kandungan Pasta Gigi Menentukan Efeknya

Berbagai bahan aktif dalam pasta gigi memberikan efek yang berbeda:

  • Nanohidroksiapatit (Prevdent):

    Sangat efektif menutup tubulus dentin, tetapi dapat menurunkan daya rekat

  • Arginin (Colgate Sensitive Pro-Relief):

    Menutup tubulus dengan baik tanpa penurunan signifikan pada daya rekat (terutama pada sistem self-etch)

  • Fluoride (Ipana Pro-Expert):

    Tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap daya rekat

3. Ada Trade-Off antara Sensitivitas dan Adhesi

Hasil SEM (halaman 6) menunjukkan bahwa semua pasta gigi sensitif mampu menutup tubulus dentin dalam berbagai tingkat.

Namun, efek ini memiliki konsekuensi:

  • Menghambat penetrasi bahan adhesive ke dalam dentin

  • Mengurangi retensi mekanis

  • Berpotensi menurunkan kekuatan ikat

Artinya, semakin efektif pasta gigi dalam menutup tubulus, semakin besar kemungkinan daya rekat menurun.

Implikasi Klinis

Temuan ini penting dalam praktik sehari-hari, terutama saat merencanakan restorasi pada pasien dengan riwayat gigi sensitif.

Poin penting untuk klinisi:

  • Pasta gigi dengan nanohidroksiapatit berpotensi menurunkan kekuatan bonding

  • Adhesive self-etch dua langkah lebih direkomendasikan dibanding self-cured universal adhesive

  • Riwayat penggunaan pasta gigi sensitif perlu dipertimbangkan sebelum tindakan restorasi

Keterbatasan Penelitian

  • Dilakukan secara in vitro, sehingga belum sepenuhnya merepresentasikan kondisi rongga mulut

  • Tidak mempertimbangkan faktor saliva, bakteri, dan tekanan kunyah secara nyata

  • Hanya menguji merek dan bahan tertentu

Penelitian lanjutan secara klinis masih diperlukan.

Kesimpulan

Pasta gigi sensitif efektif dalam mengurangi hipersensitivitas dentin dengan cara menutup tubulus dentin. Namun, penggunaannya dapat memengaruhi daya rekat bahan restorasi gigi.

Oleh karena itu, pemilihan bahan adhesive dan perencanaan perawatan harus mempertimbangkan jenis pasta gigi yang digunakan pasien.

Referensi

Tuncer TN, Cevval Ozkocak BB, Aytac Bal F.

Comparing the effectiveness of desensitizing toothpastes on dentin bond strength of a new self-cured universal adhesive.

European Oral Research. 2025;59(2):92–100.

DOI: 10.26650/eor.20241233183 

Carigi Indonesia March 24, 2026
Share this post
Tags
Archive
Gigi Sensitif & Gejala Periodontitis