Skip to Content

Efek Bleaching & Kesehatan Email

May 12, 2026 by
Carigi Indonesia

Efek Bleaching & Kesehatan Email

Efek Bleaching & Kesehatan Email

Pemutihan Gigi: Senyum Lebih Cerah, Tapi Apa yang Terjadi pada Email Gigi?

Perawatan Whitening Semakin Populer

Pemutihan gigi atau tooth whitening kini menjadi salah satu prosedur estetik paling populer di klinik gigi. Banyak orang menginginkan gigi yang lebih putih untuk meningkatkan rasa percaya diri dan penampilan, sementara berbagai teknologi bleaching terus berkembang untuk memberikan hasil yang lebih cepat dan maksimal.

Salah satu metode yang banyak digunakan adalah bleaching berbahan hydrogen peroxide yang dikombinasikan dengan aktivasi cahaya, termasuk plasma arc irradiation, untuk mempercepat proses pemutihan. Namun di balik hasil estetik tersebut, para peneliti mulai mempertanyakan bagaimana efek prosedur ini terhadap struktur gigi, khususnya email.

Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di Journal of Dental Sciences meneliti pengaruh berbagai konsentrasi hydrogen peroxide dan paparan plasma arc terhadap warna gigi, kekerasan email, serta kekasaran permukaan gigi setelah bleaching.

Hasilnya menunjukkan bahwa pemutihan yang lebih kuat belum tentu lebih baik bagi kesehatan email gigi.

Mengapa Keamanan Bleaching Penting Diteliti?

Hydrogen peroxide bekerja dengan menembus email dan memecah molekul penyebab noda di dalam struktur gigi. Semakin tinggi konsentrasinya, biasanya semakin cepat pula efek pemutihannya. Namun, penggunaan konsentrasi tinggi juga diduga meningkatkan risiko kerusakan email.

Di sisi lain, plasma arc irradiation digunakan untuk mengaktifkan bahan bleaching agar proses pemutihan berlangsung lebih efektif. Meski demikian, muncul kekhawatiran bahwa paparan energi tambahan ini dapat memengaruhi sifat alami email gigi, seperti:

  • Kekerasan email

  • Kandungan mineral

  • Tekstur permukaan

  • Stabilitas struktur gigi

Hal ini penting karena email gigi tidak dapat beregenerasi secara alami jika mengalami kerusakan yang signifikan.

Apa yang Dilakukan Peneliti?

Penelitian ini menggunakan 120 sampel email gigi manusia yang dibagi ke dalam beberapa kelompok perlakuan.

Peneliti menguji enam konsentrasi hydrogen peroxide:

  • 20%

  • 23%

  • 26%

  • 29%

  • 32%

  • 35%

Setiap sampel menjalani bleaching:

  • Dengan plasma arc irradiation

  • Tanpa plasma arc irradiation

Evaluasi dilakukan setelah:

  • Satu siklus bleaching

  • Empat siklus bleaching

Peneliti kemudian mengukur:

  • Perubahan warna gigi

  • Microhardness atau kekerasan email

  • Surface roughness atau kekasaran permukaan gigi

Konsentrasi Peroxide Lebih Tinggi Memberikan Efek Pemutihan Lebih Besar

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi hydrogen peroxide, semakin besar perubahan warna gigi yang dihasilkan. Gigi tampak lebih putih terutama setelah beberapa siklus bleaching dan ketika dikombinasikan dengan plasma arc irradiation.

Setelah empat siklus bleaching:

  • Kelompok dengan plasma arc mengalami peningkatan warna sekitar enam tingkat

  • Kelompok tanpa plasma arc mengalami perubahan sekitar lima tingkat

Namun peneliti menemukan hal menarik: peningkatan efek pemutihan mulai melambat ketika konsentrasi hydrogen peroxide melebihi 26%.

Artinya, penggunaan hydrogen peroxide 35% ternyata tidak memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan konsentrasi 26%.

Bleaching Juga Menurunkan Kekerasan Email

Walaupun warna gigi menjadi lebih putih, penelitian menemukan bahwa kekerasan email menurun setelah proses bleaching.

Penelitian menunjukkan bahwa:

  • Semua konsentrasi peroxide menurunkan microhardness gigi

  • Siklus bleaching berulang menyebabkan penurunan kekerasan lebih lanjut

  • Plasma arc irradiation memperbesar penurunan tersebut setelah beberapa siklus bleaching

Peneliti menjelaskan bahwa bahan bleaching dapat menyebabkan hilangnya mineral seperti kalsium dan fosfor dari email gigi sehingga terjadi demineralisasi sebagian.

Karena email sangat bergantung pada kandungan mineral untuk mempertahankan kekuatannya, kehilangan mineral dapat melemahkan permukaan gigi seiring waktu.

Selain itu, tingkat keasaman bahan bleaching juga diduga ikut berkontribusi terhadap pelunakan email.

Apa yang Terjadi pada Permukaan Gigi?

Penelitian juga mengevaluasi surface roughness atau tingkat kekasaran permukaan email.

Setelah satu siklus bleaching:

  • Kekasaran permukaan meningkat pada hampir semua kelompok

  • Peningkatan tersebut tidak terlalu dipengaruhi oleh konsentrasi peroxide maupun plasma arc irradiation

Peneliti menduga bleaching mengubah struktur prisma email dan menyebabkan terbentuknya ketidakteraturan mikroskopis akibat proses oksidasi dan kondisi asam.

Walaupun perubahan ini terlihat dalam penelitian laboratorium, dampak klinis jangka panjangnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Mengapa Plasma Arc Menjadi Sorotan?

Salah satu temuan paling menarik dalam penelitian ini adalah peran plasma arc irradiation.

Penelitian menunjukkan bahwa aktivasi plasma arc dapat meningkatkan efektivitas pemutihan, terutama bila dikombinasikan dengan konsentrasi peroxide sedang.

Bahkan peneliti menemukan bahwa:

  • Hydrogen peroxide 26% dengan plasma arc irradiation menghasilkan efek pemutihan yang mirip dengan hydrogen peroxide 35% tanpa aktivasi tambahan

Artinya, dokter gigi mungkin dapat memperoleh hasil pemutihan optimal dengan konsentrasi peroxide yang lebih rendah bila menggunakan teknologi aktivasi cahaya secara tepat.

Namun di sisi lain, plasma arc irradiation juga berhubungan dengan penurunan microhardness email setelah bleaching berulang.

Menjaga Keseimbangan antara Estetika dan Kesehatan Gigi

Penelitian ini menegaskan bahwa dalam dunia estetik kedokteran gigi, hasil pemutihan maksimal sebaiknya tidak mengorbankan kesehatan email.

Meskipun konsentrasi peroxide tinggi dapat memberikan perubahan warna lebih cepat, penggunaannya juga berpotensi:

  • Mempercepat demineralisasi email

  • Menurunkan kekerasan gigi

  • Mengubah struktur permukaan email

  • Meningkatkan risiko sensitivitas jangka panjang

Karena itu, peneliti menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara efektivitas whitening dan perlindungan struktur gigi.

Kesimpulan

Penelitian ini menemukan bahwa konsentrasi hydrogen peroxide dan plasma arc irradiation sama-sama memengaruhi hasil pemutihan serta kondisi email gigi. Konsentrasi peroxide yang lebih tinggi memang menghasilkan perubahan warna lebih besar, tetapi manfaat tambahan mulai berkurang setelah melewati konsentrasi 26%.

Di sisi lain, bleaching juga menurunkan microhardness email dan meningkatkan kekasaran permukaan gigi, terutama setelah beberapa siklus perawatan. Plasma arc irradiation mampu meningkatkan efektivitas pemutihan, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan kekerasan email.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti merekomendasikan penggunaan hydrogen peroxide 26% dengan plasma arc irradiation untuk memperoleh hasil pemutihan yang optimal sambil meminimalkan risiko kerusakan email.

Penelitian ini menjadi pengingat bahwa senyum putih yang indah sebaiknya tetap diimbangi dengan perlindungan kesehatan gigi jangka panjang.

Referensi

Lai PL, Liao PH, Fu PS, et al. Effects of hydrogen peroxide concentration and plasma arc irradiation on tooth shade, microhardness, and surface roughness after bleaching. Journal of Dental Sciences. 2026;21:419–428.

DOI: 10.1016/j.jds.2025.10.021


Carigi Indonesia May 12, 2026
Share this post
Tags
Archive
Kelainan Gigi Langka & Diagnosis CBCT