Desain Dental Chair Ergonomis 2026

Kursi Perawatan Gigi Bisa Bikin Pegal? Peneliti Kembangkan Desain Dental Chair yang Lebih Nyaman untuk Pasien
Studi Simulasi Menunjukkan Perubahan Desain Dental Chair Dapat Mengurangi Kelelahan dan Nyeri Punggung
Bagi banyak orang, duduk atau berbaring lama di kursi perawatan gigi sering menjadi pengalaman yang kurang nyaman. Selain rasa cemas selama perawatan, posisi tubuh yang harus dipertahankan dalam waktu lama juga dapat menyebabkan pegal, nyeri punggung, hingga kelelahan.
Melihat masalah tersebut, peneliti dari Tiongkok melakukan studi ergonomi untuk mengevaluasi kenyamanan kursi perawatan gigi atau dental treatment chair. Dengan menggunakan simulasi digital berbasis perangkat lunak Jack, mereka mencoba mencari desain kursi yang lebih nyaman sekaligus membantu proses perawatan menjadi lebih efisien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan pada bagian sandaran kepala, sandaran punggung, pegangan tangan, hingga posisi tempat kumur dapat meningkatkan kenyamanan pasien secara signifikan.
Mengapa Kenyamanan Dental Chair Penting?
Dalam prosedur kedokteran gigi, pasien biasanya harus duduk atau berbaring dalam posisi tertentu selama cukup lama. Kondisi ini sering menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama pada area punggung, leher, lengan, dan kaki.
Peneliti menjelaskan bahwa selama ini penelitian tentang dental chair masih relatif terbatas, terutama yang membahas pengalaman subjektif pasien dewasa selama menjalani perawatan. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada desain kursi untuk anak-anak.
Padahal, kenyamanan pasien tidak hanya memengaruhi pengalaman perawatan, tetapi juga dapat membantu dokter bekerja lebih efektif.
Apa yang Dilakukan Peneliti?
Dalam penelitian ini, tim menggunakan software simulasi ergonomi bernama Jack untuk membuat model digital pasien dan dental chair.
Mereka kemudian mensimulasikan berbagai posisi tubuh pasien selama perawatan, termasuk saat:
Berbaring selama tindakan
Duduk tegak
Membungkuk untuk berkumur atau membuang air
Simulasi dilakukan untuk mengevaluasi beberapa faktor penting, seperti:
Bidang pandang pasien
Tingkat kenyamanan tubuh
Tekanan pada punggung bawah
Beban pada sendi dan otot tubuh
Dengan pendekatan ini, peneliti dapat melihat bagian mana dari desain kursi yang menyebabkan ketidaknyamanan.
Masalah Utama Ada pada Punggung dan Posisi Kumur
Hasil simulasi menunjukkan bahwa beberapa bagian tubuh pasien mengalami tekanan cukup tinggi selama perawatan.
Pasien paling sering mengalami ketidaknyamanan pada:
Punggung bawah
Lengan
Kaki
Area lutut dan siku
Tekanan pada tulang belakang bagian bawah bahkan meningkat ketika pasien harus membungkuk untuk berkumur. Pada posisi ini, tubuh perlu berputar ke samping sehingga meningkatkan beban pada area pinggang.
Peneliti juga menemukan bahwa beberapa sudut gerakan tubuh saat berkumur cukup besar dan berpotensi meningkatkan kelelahan otot jika dilakukan berulang atau dalam waktu lama.
Desain Baru: Tempat Kumur yang Bisa Bergerak
Berdasarkan hasil simulasi, peneliti kemudian merancang versi dental chair yang telah diperbaiki.
Beberapa perubahan utama meliputi:
Sandaran Kepala yang Lebih Ergonomis
Sandaran kepala dibuat lebih mengikuti bentuk kepala pasien dengan struktur cekung agar posisi kepala lebih stabil dan nyaman.
Penyangga Punggung yang Lebih Baik
Bagian sandaran punggung dirancang untuk memberikan dukungan lebih pada area tulang belikat dan pinggang, dua area yang paling sering mengalami tekanan selama perawatan.
Pegangan Tangan Tambahan
Pegangan berbentuk melingkar ditambahkan di sisi kursi agar pasien dapat berpegangan saat duduk atau ketika merasa tegang selama tindakan.
Tempat Kumur yang Dapat Diputar
Salah satu inovasi paling menarik adalah desain tempat kumur yang dapat bergerak mengikuti posisi pasien.
Dengan desain ini, pasien tidak perlu terlalu memutar tubuh saat berkumur. Hal tersebut membantu mengurangi tekanan pada punggung bawah dan membuat gerakan terasa lebih alami.
Hasil Simulasi Setelah Perbaikan
Setelah desain baru diuji kembali melalui simulasi, hasilnya menunjukkan peningkatan yang cukup besar.
Peneliti menemukan bahwa:
Nilai kelelahan tubuh pasien menurun
Tekanan pada punggung bawah berkurang
Posisi duduk dan berkumur menjadi lebih nyaman
Hampir seluruh pasien dalam simulasi dapat melakukan gerakan berkumur dengan lebih mudah