Skip to Content

Daun Lantana yang Menjanjikan: Potensi Plantago major dalam Menghambat Bakteri Penyebab Gigi Berlubang

February 10, 2026 by
Carigi Indonesia

daun lantana

Daun Lantana yang Menjanjikan: Potensi Plantago major dalam Menghambat Bakteri Penyebab Gigi Berlubang

Tantangan Lama Bernama Karies Gigi

Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling umum di dunia. Hampir semua orang pernah mengalaminya, baik sejak usia anak-anak hingga dewasa. Penyakit ini tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh aktivitas bakteri di dalam mulut, terutama Streptococcus mutans. Bakteri ini membentuk plak gigi dan menghasilkan asam yang perlahan merusak email gigi.

Selama ini, pencegahan karies sangat bergantung pada kebersihan mulut, penggunaan fluoride, serta obat kumur antimikroba seperti klorheksidin. Namun, pemakaian jangka panjang klorheksidin dapat menimbulkan efek samping, seperti perubahan rasa, pewarnaan gigi, dan ketidaknyamanan pada sebagian pengguna. Kondisi ini mendorong para peneliti untuk mencari alternatif alami yang lebih ramah bagi pengguna.

Mengapa Plantago major Menarik untuk Diteliti?

Plantago major, atau yang dikenal sebagai daun sendok, merupakan tanaman obat yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa aktif, seperti flavonoid, iridoid glikosida, dan senyawa fenolik, yang diketahui memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Brazilian Dental Journal mencoba menjawab satu pertanyaan penting: apakah ekstrak Plantago major mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, bakteri utama penyebab karies gigi?

1806-4760-bdj-36-e25-6538

Apa yang Dilakukan Peneliti?

Penelitian ini dilakukan di laboratorium (in vitro). Para peneliti menguji ekstrak Plantago major terhadap Streptococcus mutans menggunakan beberapa metode standar untuk menilai aktivitas antibakteri.

Sebagai pembanding, digunakan klorheksidin 0,12% dan 1%, yang selama ini dianggap sebagai standar emas dalam pengendalian bakteri mulut. Efektivitas masing-masing bahan dinilai dari kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri, yang ditunjukkan oleh terbentuknya zona hambat di sekitar bahan uji.

Hasil Utama: Efektif Menghambat, Meski Tidak Membunuh

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Plantago major mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans secara signifikan. Rata-rata zona hambat yang dihasilkan ekstrak ini mencapai sekitar 9,95 mm.

Meski efeknya masih lebih kecil dibandingkan klorheksidin, hasil ini tetap bermakna secara statistik. Menariknya, ekstrak Plantago major bersifat bakteriostatik, artinya mampu menahan pertumbuhan bakteri tanpa membunuhnya secara langsung. Dengan kata lain, bakteri tidak berkembang pesat, sehingga risiko pembentukan plak dan karies dapat ditekan.

Mengapa Temuan Ini Penting?

Klorheksidin memang sangat efektif, tetapi tidak ideal untuk penggunaan jangka panjang karena efek sampingnya. Di sinilah Plantago major menjadi menarik: tanaman ini berpotensi menjadi pendukung alami dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut, terutama bagi mereka yang mencari alternatif berbahan alami dengan risiko efek samping lebih rendah.

Ekstrak tanaman ini dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap, bukan pengganti, metode pencegahan karies yang sudah ada, seperti menyikat gigi, penggunaan fluoride, dan kontrol pola makan.

Keterbatasan yang Perlu Dipahami

Peneliti menegaskan bahwa studi ini masih dilakukan di laboratorium. Kondisi mulut manusia jauh lebih kompleks, melibatkan banyak jenis bakteri, air liur, kebiasaan makan, dan faktor individu lainnya. Selain itu, ekstrak Plantago major belum menunjukkan kemampuan membunuh bakteri secara langsung pada konsentrasi yang diuji.

Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan, termasuk uji keamanan dan uji klinis pada manusia, sebelum tanaman ini dapat digunakan secara luas dalam produk perawatan gigi.

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak Plantago major memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap Streptococcus mutans. Meski efektivitasnya masih di bawah klorheksidin, kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri membuka peluang pengembangan terapi pendukung berbasis herbal untuk pencegahan karies gigi.

Dengan penelitian lanjutan yang lebih mendalam, Plantago major berpeluang menjadi bagian dari pendekatan modern yang lebih alami dan berkelanjutan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Referensi Artikel Asli

Souza HMM, Barbosa IS, Maldonado KCC, Ortolani CLF.

Antimicrobial effect of Plantago major extract against Streptococcus mutans in dental caries formation.

Brazilian Dental Journal. 2025;36:e25-6538.

DOI: 10.1590/0103-644020256538

Carigi Indonesia February 10, 2026
Share this post
Tags
Archive
Kedokteran Gigi di Era Digital