Kegawatdaruratan gigi seringkali terjadi tanpa dapat diprediksi, sehingga setiap tenaga kesehatan gigi wajib memiliki kesiapsiagaan serta kompetensi dalam melakukan penanganan awal sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kondisi darurat dapat meningkatkan risiko komplikasi serius bahkan mengancam keselamatan pasien.
Bagi dokter gigi, pemahaman mengenai identifikasi dini, penatalaksanaan kegawatdaruratan, serta penggunaan obat dan alat emergensi menjadi kompetensi penting dalam menunjang praktik klinis yang aman. Sementara itu, terapis gigi dan mulut (TGM) juga memiliki peran krusial dalam membantu penanganan kegawatdaruratan, baik dalam aspek deteksi awal, asistensi tindakan, maupun edukasi kepada pasien.
Selain itu, dalam praktik asuhan kesehatan gigi dan mulut mandiri, TGM dituntut untuk tidak hanya memiliki keterampilan klinis dasar, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat yang mungkin terjadi di tempat praktik. Hal ini mencakup pemahaman prosedur standar operasional, etika pelayanan, serta koordinasi rujukan yang efektif.
Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi dokter gigi dan TGM dalam menghadapi Gawat darurat gigi. Webinar ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kolaborasi tim, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang aman dan profesional.masyarakat.