Pencabutan gigi adalah prosedur rutin dalam praktik kedokteran gigi, tetapi tidak lepas dari risiko komplikasi yang dapat berkembang menjadi kegawatdaruratan. Komplikasi seperti perdarahan hebat, dry socket, infeksi, hingga reaksi alergi atau syok anafilaksis memerlukan penanganan cepat dan tepat untuk mencegah dampak yang lebih serius bagi pasien.
Permasalahan ini menjadi semakin kompleks ketika prosedur dilakukan pada pasien dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan pembekuan darah, diabetes, atau pasien yang mengonsumsi obat-obatan antikoagulan. Selain itu, kurangnya pemahaman pasien mengenai perawatan pasca pencabutan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi.
Dokter gigi sebagai tenaga medis yang berada di garis depan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menangani kegawatdaruratan yang mungkin terjadi. Hal ini menuntut pemahaman yang mendalam tentang prosedur klinis, penggunaan obat-obatan, hingga aspek komunikasi dengan pasien.
Seminar ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan para dokter gigi dan terapis gigi dan mulut dalam menghadapi situasi darurat dalam praktek kedokteran gigi. Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta dapat memahami dan mengimplementasikan ilmu dalam penangan kegawatdaruratan dalam praktek kedokteran gigi