Stunting di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan, dengan prevalensi nasional mencapai 19,8% pada awal 2026. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan akibat disparitas antar daerah sehingga diperlukan percepatan intervensi, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dalam upaya pencegahan stunting, dokter gigi memiliki peran penting melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut, deteksi dini infeksi, serta perawatan gigi ibu hamil dan balita guna mendukung kecukupan gizi dan tumbuh kembang anak.
Di sisi lain, tenaga kesehatan dan tenaga medis menghadapi berbagai tantangan dalam pelayanan, mulai dari komunikasi, dokumentasi, penerapan standar pelayanan, hingga kepatuhan terhadap etika dan disiplin profesi. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak atas pelayanan kesehatan yang berkualitas menuntut tenaga kesehatan untuk memahami mekanisme penanganan pengaduan, aspek hukum, serta proses pembinaan dan disiplin profesi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas dan pemahaman yang komprehensif agar tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan yang aman, profesional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.