
Tentang Webinar
Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang masih banyak terjadi pada anak-anak di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai usia akibat kekurangan gizi kronis, Stunting (gagal tumbuh kronis) masih menjadi isu kesehatan masyarakat utama di Indonesia yang membutuhkan intervensi multi-sektoral. Prevalensi stunting dipengaruhi oleh asupan gizi yang tidak memadai dan infeksi kronis berulang, terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (sejak konsepsi hingga usia 2 tahun).
Salah satu faktor yang sering terabaikan dalam pencegahan stunting adalah kesehatan gigi dan mulut, baik pada ibu hamil maupun anak. Infeksi gigi dan mulut pada ibu hamil seperti gingivitis atau periodontitis dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, yang merupakan faktor risiko stunting.
Pada anak usia balita, masalah gigi seperti karies dini anak (Early Childhood Caries/ECC) dapat mengganggu asupan makanan, menyebabkan nyeri, menurunkan kualitas tidur, serta berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu, edukasi dan perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian integral dalam upaya pencegahan stunting.
Kesehatan gigi dan mulut, meskipun sering diabaikan, memiliki peran vital dalam pencegahan stunting melalui jalur nutrisi dan infeksi:
1. Asupan Nutrisi: Masalah gigi dan mulut yang parah pada anak usia dini, seperti Karies Gigi Anak Usia Dini (Early Childhood Caries/ECC), menyebabkan rasa sakit. Nyeri saat mengunyah membuat anak menolak makanan padat bergizi (protein, serat), yang pada akhirnya menyebabkan defisit kalori dan zat gizi makro/mikro secara kronis, memicu stunting.
2. Infeksi Kronis: Infeksi aktif di mulut dan gigi (seperti abses atau gingivitis) dapat menjadi sumber peradangan sistemik dan kronis, yang mengalihkan sumber daya energi tubuh untuk melawan infeksi, bukan untuk pertumbuhan.
3. Kesehatan Ibu Hamil: Kesehatan gigi ibu hamil berhubungan dengan risiko kelahiran prematur atau Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), yang merupakan faktor risiko stunting.
Oleh karena itu, edukasi mengenai praktik kesehatan gigi dan mulut yang optimal, dimulai dari masa kehamilan hingga balita, adalah investasi kritis untuk memastikan asupan gizi yang maksimal dan memutus mata rantai stunting.
Link Pembelajaran (LMS)
https://lms.kemkes.go.id/courses/a4d038ba-32a4-4e08-a217-9f4af2761d4c